Tim Nasional Yunani



Team sepak bola nasional Yunani (bahasa Yunani: Εθνική Ελλάδος, Ethniki Ellados) sebagai wakil Yunani dalam sepakbola internasional pria serta dikontrol oleh Hellenic Football Federation, tubuh pengontrol sepak bola di Yunani. Yunani mainkan sejumlah besar laga kandang mereka di atau dekat Athena, baik di Athena di Stadion Olimpiade dibagian kota Maroussi atau di kota dermaga Piraeus di Stadion Karaiskakis di luar Athena. Yunani ialah satu diantara cuma sepuluh timnas yang dikukuhkan untuk Juara Eropa UEFA.
Yunani membuat performa pertama mereka di kompetisi besar di UEFA Euro 1980 serta walau mereka gagal melalui set penyisihan group, kwalifikasi mereka untuk kompetisi delapan team memberikan mereka tempat di delapan negara sepakbola Eropa paling atas tahun itu. Yunani tidak maju ke kompetisi besar lain sampai Piala Dunia FIFA 1994 serta sesudah kampanye kwalifikasi yang tidak terkalahkan, mereka membuahkan performa yang jelek di kompetisi final, kehilangan semua tiga laga group tanpa ada cetak gol.

UEFA Euro 2004 mengidentifikasi titik tinggi dalam riwayat sepakbola Yunani saat mereka dikukuhkan untuk juara Eropa cuma dalam keterlibatan ke-2 mereka di kompetisi. Dihentikan untuk orang luar rangking sebelum kompetisi, team menaklukkan beberapa favorite dalam pertandingan termasuk juga juara bertahan Prancis Prancis serta tuan-rumah Portugal. Semasa kompetisi, Yunani menaklukkan tuan-rumah di laga pembukaan kompetisi serta kembali lagi di final. Kemenangan mereka memberikan mereka tempat di Piala Konfederasi FIFA 2005.

Pada dasawarsa sesudah kemenangan 2004, Yunani maju ke kompetisi final dari semua terkecuali satu pertandingan penting yang masuk, capai perempat final di UEFA Euro 2012 serta set 16 di Piala Dunia FIFA 2014. Semasa periode itu, mereka tempati tempat di 20 rangking paling atas Dunia FIFA untuk semua terkecuali empat bulan, serta capai rekor paling tinggi ke delapan selama hidup di dunia dari April sampai Juni 2008, dan pada Oktober 2011.

Tahun pertama
Performa pertama dari team sepak bola nasional Yunani ialah di Intercalated Games 1906 di Athena. Selanjutnya, team Yunani berperan serta dalam Laga Antar-Sekutu di Paris, sesudah usainya Perang Dunia I, serta di Olimpiade Musim Panas 1920 di Antwerp (disadari untuk official pertama oleh FIFA). Tokoh penting semasa beberapa tahun ini ialah Giorgos Kalafatis, pemain serta manager team setelah itu. 

Piala Dunia 1970 hampir tidak berhasil
Semasa dasawarsa selanjutnya, team Yunani gagal, walau ada keinginan beberapa orang Yunani untuk sepakbola. Permasalahan ekonomi serta sosial negara itu sesudah Perang Dunia II, tidak sangat mungkin persiapan timnas yang sukses.

Pada peristiwa terbaik, Yunani hampir tidak berhasil maju ke Piala Dunia FIFA 1970, walau mempunyai team bermutu baik, termasuk juga beberapa pemain Yunani paling besar, seperti Mimis Domazos, Giorgos Sideris, Giorgos Koudas, serta Mimis Papaioannou.

Kesuksesan team dalam kwalifikasi untuk Piala Dunia FIFA 1994 di Amerika Serikat, mengidentifikasi kali pertamanya mereka sukses ke putaran final Piala Dunia FIFA. [5] Yunani finish pertama serta tidak terkalahkan dalam group kwalifikasi mereka, melebihi Rusia di laga paling akhir. Dalam kompetisi final Yunani ditarik ke Group D dengan Nigeria, Bulgaria, serta Argentina. Sesudah kampanye kwalifikasi yang sukses, keinginan kembali lagi di Yunani tinggi sebab tidak ada yang dapat memikirkan ketidakberhasilan mendatang. Fakta yang sangat mencolok untuk ketidakberhasilan keseluruhan ini ialah fakta jika pelatih legendaris Alketas Panagoulias pilih untuk ambil satu team yang sarat dengan beberapa pemain - walau umumnya dari mereka menua serta keluar dari bentuk - yang menolong team dalam kwalifikasi bukannya talenta yang baru ada menyaksikannya untuk hadiah atas kesuksesan mereka yang tidak pernah berlangsung awalnya. Disamping itu, mereka mempunyai kekurangan dari ditarik ke "barisan kematian", dengan runner-up di Piala Dunia FIFA 1990 Argentina, selanjutnya semifinalis Bulgaria, serta Nigeria, salah satunya team Afrika terkuat. Pantas disebut jika semua pemain dalam tim, termasuk juga tiga penjaga gawang, mengambil sisi dalam tiga laga itu, suatu hal yang benar-benar langka. Kompetisi ini membuat malu buat tim Yunani, walau dapat dipahami mengingat performa pertamanya. Dalam laga pertama mereka menantang Argentina di Stadion Foxboro di luar Boston, mereka kalah 4-0. Empat hari selanjutnya Yunani alami pukulan 4-0 yang lain dari Bulgaria di Soldier Field di Chicago, dan, dalam apakah yang bisa menjadi laga paling akhir mereka, mereka kalah dari Nigeria 2-0 di Stadion Foxboro lagi. Selanjutnya, Yunani tersisih di set pertama dengan kehilangan semua tiga laga, tidak cetak gol serta kecolongan sepuluh.

Hampir nahas
Yunani tidak berhasil maju ke Euro 1996 dengan finish ke-3 di group di belakang Rusia serta Skotlandia. Dalam kompetisi kwalifikasi Piala Dunia 1998 mereka, team cuma beda satu point dari rangking ke-2 Kroasia sesudah bermain seri 0-0 oleh juara Group pada akhirnya, Denmark. Dalam group kwalifikasi Euro 2000 mereka, Yunani finish lagi dalam tempat ke-3, dua point di belakang Slovenia yang ada di posisi ke-2 dalam tempat yang benar-benar menyedihkan yang lihat team kalah di kandang dari Latvia. Pada kwalifikasi Piala Dunia 2002 Yunani tempati posisi ke-4 yang menyedihkan di group mereka di belakang Inggris, Jerman serta Finlandia, yang mengakibatkan pemecatan pelatih Vasilis Daniil, [6] diganti oleh Otto Rehhagel. Sorotan kampanye termasuk juga kekalahan 5-1 di Finlandia serta hasil seimbang 2-2 yang diiringi di Inggris, dua laga pertama yang selekasnya jadi pelatih Jerman legendaris di tampuk timnas Yunani.

Popular posts from this blog

Tim Nasional Denmark

Tim Nasional Estonia