Tim Nasional Hungaria
Team sepak bola nasional Hongaria (Hongaria: Magyar labdarúgó-válogatott) sebagai wakil Hongaria dalam sepak bola internasional pria serta dikontrol oleh Asosiasi Sepak Bola Hongaria, team ini sudah membuat sembilan performa diperputaran final Piala Dunia FIFA serta 3 performa di Kejuaraan Eropa, serta mainkan laga kandangnya di Puskás Aréna, yang dibuka pada November 2019.
Hongaria mempunyai riwayat sepakbola yang terhormat, sesudah memenangi tiga gelar Olimpiade, jadi runner-up di Piala Dunia 1938 serta 1954, serta ke-3 di Kejuaraan Sepak Bola Eropa UEFA 1964. Hongaria merevolusi olahraga pada 1950-an, menempatkan dasar-dasar taktis Keseluruhan Football serta memimpin sepak bola internasional dengan Team Emas yang mengagumkan yang meliputi legenda Ferenc Puskás, pembuat gol paling banyak era ke-20, [4] [5] [6] pada siapa FIFA berdedikasi [7] penghargaan terbaru, Penghargaan Puskás. Bagian dari masa itu mempunyai rangking sepak bola Elo paling tinggi selama hidup di dunia, dengan 2230 di tahun 1954, serta salah satunya yang sangat lama tidak terkalahkan dalam riwayat sepakbola, masih tidak terkalahkan dalam 31 laga, meliputi lebih dari pada empat tahun serta termasuk juga laga seperti Laga Era Ini.
Lepas dari perolehan ini, team Hungaria hadapi kekeringan hebat dari mulai eliminasi mereka di Piala Dunia 1986, tidak berhasil maju ke kompetisi besar semasa 30 tahun serta capai rangking FIFA paling rendah mereka (87) di tahun 1996 dan finish ke enam di group mereka kwalifikasi Euro 2008 sebelum maju ke Euro 2016, dimana mereka membuat perform Kejuaraan Eropa paling baik dalam lebih dari pada 40 tahun sesudah capai set 16 besar.
Walau Austria serta Hongaria ialah negara konstituen dari monarki ganda yang diketahui untuk Kekaisaran Austro-Hungaria, mereka membuat perkumpulan serta team sepak bola terpisah seputar awal era ke-20.
Bagian nasional pertama-tama tampil di Olimpiade Musim Panas tahun 1912 di Stokholm, Swedia. Team harus minta bantuan agar ke laga. Hongaria kalah 7-0 dari Inggris serta karena itu tersisih. Sesudah Olimpiade, Hongaria mainkan dua laga menantang Rusia di Moskow. Laga pertama dimenangi 9-0 serta yang ke-2 12-0, yang masih tetap adalah rekor buat timnas. Pembuat gol paling banyak dari dua laga ialah Imre Schlosser yang cetak tujuh gol. Awal Perang Dunia I mempunyai efek yang pada dalam sepakbola Hongaria yang bertumbuh cepat. Baik negara serta club menanggung derita permasalahan keuangan. Semasa Perang Dunia I Hongaria bermain Austria 16 kali. Di tahun 1919 Inggris mengakui pengecualian dari Blok Sentra (termasuk juga Hongaria) dari FIFA. Saat FIFA menampik keinginan Inggris, perkumpulan Inggris (Inggris, Skotlandia, Welsh, serta Irlandia) putuskan untuk memundurkan diri dari FIFA.
Budapest tidak diterima peluang menjadi tuan-rumah Olimpiade Musim Panas 1920, yang diselenggarakan di Belgia. Beberapa negara Powers Tengah (Jerman, Austria-Hongaria, Kekaisaran Ottoman serta Bulgaria) dikeluarkan dari Olimpiade. Semasa periode ini saudara-saudara Fogl (József serta Károly Fogl) bermain di timnas. Skema yang dipakai orang Hungaria ialah 2–3–5 yang unik pada saat itu. Timnas bermain di Olimpiade Musim Panas 1924 di Paris, Prancis. Di laga pertama Hongaria menaklukkan Polandia tapi di set ke-2 mereka kalah dari Mesir. Mengakibatkan, pelatih kepala serta kepala Asosiasi Sepak Bola Hongaria memundurkan diri.
Di antara 1927 serta 1930, Hongaria berperan serta dalam Piala Eropa, yang dipandang seperti kompetisi internasional pertama, dengan Austria, Cekoslowakia, Swiss, Rusia, serta Yugoslavia. Di final, Hongaria kalah dari Rusia. Pada 12 Juni 1927, Hongaria menaklukkan Prancis dengan 13-1, yang masih tetap adalah rekor. József Takács cetak 6 gol.